Walau Minoritas, Budha di Banda Aceh Aman Rayakan Hari Waisak

loading...
loading...
BANDA ACEH - Perayaan Hari Raya Waisak 2561 BE yang dilaksanakan umat Budha di Kota Banda Aceh berjalan dengan damai khidmat. Hal itu berdasarkan pantauan portalsatu.com di Vihara Buddha Sakyamuni Banda Aceh, Kamis, 11 Mei 2017.
Walau Minoritas, Budha di Banda Aceh Aman Rayakan Hari Waisak
Ketua Pelaksana, Davin mengatakan meskipun sebagai agama minoritas di daerah yang 90% masyarakatnya mayoritas muslim. Tetapi mereka tidak pernah mendapat gangguan apapun, malah kegiatan yang mereka laksanakan terkadang dibantu.

"Tidak pernah ada gangguan masyarakat. Mereka juga menghormati apa yang kita laksanakan, seperti acara ini, juga ikut membantu," kata Davin.

Kegiatan Waisak merupakan kegiatan yang memperingati tiga peristiwa penting di dalam kepercayaan Agama Budha. Davin menjelaskan, untuk memperingati ketiga peristiwa tersebut dilakukan juga beberapa prosesi keagamaan.

"Kegiatan memperingati tiga peristiwa penting, yakni pertama kelahiran Sidharta Gautama; Kedua ketika Sidharta kemudian menjadi seorang Buddha; dan Ketiga Sidharta meninggal atau disebut mengalami mahaparini bana serta hal itu terjadi tepat pada bulan purnama atau yang disebut purnamasidi," kata Davin.

"Biasanya kalau Hari Raya Waisak kita ada prosesi lilin, pemandian budha rupang, terus ada kebaktian meditasi, dan juga ada kebaktian detik-detik waisak," katanya lagi.

Di Hari Waisak ini, Davin mengungkapkan harapannya. "Kedepannya semakin baik, semakin bagus, dan umatnya semakin banyak," katanya.

Meskipun tidak terlihat adanya penjagaan khusus oleh pihak kepolisian di Vihara Buddha Sakyamuni Banda Aceh. Acara perayaan Hari Waisak ini tetap berjalan dengan khidmat dan damai.[]
Editor: THAYEB LOH ANGEN
sumber: Portalsatu.com
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger