Bupati Aceh Utara Komit agar Pemekaran Aceh Malaka Segera Terealisasi

loading...
loading...
Gerakan Pemuda Pemekaran Aceh Malaka (GP PAM) bersama perwakilan sejumlah tokoh, akademisi, santri, mahasiswa dan tokoh pemuda dari enam kecamatan wilayah barat Kabupaten Aceh Utara, menggelar pertemuan dengan Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Kamis (13/4).
Bupati Aceh Utara Komit agar Pemekaran Aceh Malaka Segera Terealisasi
Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Utara itu membahas kelanjutan rencana pemekaran Kabupaten baru (Aceh Malaka) di Pendopo Bupati Aceh Utara.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum GP PAM, Muslim Alamsyah mengatakan Aceh Utara merupakan Kabupaten yang sangat luas sehingga sangat merepotkan masyarakat untuk melakukan pengurusan berbagai keperluan administrasi.

“Tujuan pertemuan kita dengan Bupati terpilih untuk mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, agar secepatnya merealisasikan pemekaran Kabupaten Aceh Malaka, demi memudahkan pelayanan kepada masyarakat,“ kata Muslim Alamsyah.

Muslim menambahkan, kabupatennya Aceh Utara sangat luas dengan meliputi 27 Kecamatan. Dengan kondusi seperti ini, salah satu yang menjadi kendala adalah pelayanan dan pembangunan untuk kabupaten itu tersendiri. Apalagi dalam waktu dekat pusat pemerintahan akan pindah ke Kota Lhoksukon.

“Jadi mengingat jarak yang begitu jauh, mustahil masyarakat dari Sawang menuju ke Lhoksukon hanya untuk satu keperluan saja, seperti pengurusan administrasi.” jelasnya kepada AJNN.

Muslim menyebutkan, pemekaran yang diminta untuk enam Kecamatan meliputi Kecamatan Banda Baro, Nisam Antara, Dewantara, Nisam, dan Sawang. Keenam kecamatan itu berada di wilayah barat Aceh Utara.

“Jika Aceh Malaka juga terbentuk, maka itu juga akan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) untuk memperbaiki ekonomi dan pembangunan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib, terkait pemekaran GP PAM sebagai Bupati dirinya menyebutkan tetap komit mendukung pemekaran tersebut.

“Ini karena luas Aceh Utara yang meliputi 27 kecamatan. Dan saya sudah minta tolong sama Azhari Cage sebagai anggota DPRA untuk dibahas di Banda Aceh dan Jakarta,“ kata Cek Mad.

Cek Mad menambahkan, salah satu komitmen yang dibuktikan adalah dengan sudah adanya tim untuk pemekaran enam Kecamatan itu yang diketuai Profesor Abdul Hadi Arifin, mantan rektor Unimal.

“Hingga saat ini tidak terkendala apapun terkait pemekaran enam kecamatan tersebut. Komitmen saya, Aceh Malaka harus segera terealisasi baik itu pemerintah daerah, DPRK  dan DPRA," jelasnya. sumber Ajjn.net
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger