Ahok Samakan Penuduh Penistaan Agama Seperti Nazi

loading...
loading...
Hari ini, Selasa 25 April 2017, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama atau biasa disebut Ahok menjalani sidang atas kasus dugaan penistaan agama, di Kementerian Jakarta Selatan. Sidang kali merupakan ruang pembacaan pledoi dari Ahok sebagai terdakwa. 
Ahok Samakan Penuduh Penistaan Agama Seperti Nazi
Dalam pledoinya, Ahok menyatakan bahwa dirinya hanyalah korban fitnah. Apalagi, menurut mantan Bupati Belitung Timur ini, video yang dibuat sedemikian rupa justru membuat dirinya semakin tersudutkan akibat adanya penggalan kata yang dijadikan judul.

Ahok menyatakan bahwa tuduhan yang terus-menerus tertuju pada dirinya itu tak ubahnya perbuatan Nazi. "Tuduhan itu setiap hari dilakukan seperti ahli propaganda Nazi Jerman. Kita mendengarnya di masjid-masjid, media sosial, percakapan sehari-hari, sangkaan itu sudah bukan menjadi sangkaan tapi menjadi kepastian," papar bekas politisi Golkar dan Gerindra ini, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa 25 April 2017.

Secara keseluruhan, Ahok dalam pledoi itu menyatakan tiga hal yang dialami dirinya. Ketiganya ialah fitnah, penilaian salah sebelum proses pengadilan, dan dikaitkan pasal hukum yang tidak jelas batasannya. 

Pada sidang sebelumnya, JPU membacakan tuntuntannya. Ahok dituntut hukum pidana hanya 1 tahun penjara dan 2 tahun masa percobaan.
Setelah pledoi hari ini, sidang berikutnya, sesuai ketentuan Pasal 182 ayat 2 dan 3 KUHP, JPU akan menanggapi pledoi terdakwa.
sumber: https://goo.gl/XOqUMh
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger