Pengakuan Pelaku Penculikan Anak di Aceh Utara Sangat Mengejutkan

loading...
loading...
Isu kasus penculikan anak yang sempat diklaim sebagai isu hoax oleh sejumlah pihak, kini terbantahkan dengan adanya sejumlah peristiwa percobaan penculikan yang dilakukan orang tanpa identitas yang jelas.
Pengakuan Pelaku Penculikan Anak di Aceh Utara Sangat Mengejutkan
Seperti yang terjadi di seorang warga Geunteng Timur, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, pada Senin 20 Maret 2017 sekitar pukul 21.00 WIB (tadi malam).

Kasus percobaan penculikan anak yang sama lainnya terjadi di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, pada hari yang sama yakni Senin 20 Maret 2017 sekitar pukul 10.45 WIB dengan cara merayu seorang anak agar dapat ikut dengannya, namun aksi tersebut berhasil digagalkan warga yang melintas yang kemudian menangkap pelaku.

Setelah ditangkap warga, pelaku yang merupakan seorang perempuan tersebut langsung diinterogasi warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Namun hasil interogasi yang dilakukan warga mendapatkan pengakuan mengejutkan dari perempuan tersebut.

Dengan mata berkaca-kaca karena rasa takut yang menghinggapinya mendapat desakan warga setempat, perempuan yang mengaku diri warga Kamboja itu mengungkapkan dirinya sudah pernah ditangkap saat beroperasi di Kota Langsa, namun dilepaskan lagi oleh pihak kepolisian.

Saat ditanya warga apakah dia dilepaskan dengan cara membayar Polisi, perempuan yang mengaku diri sebagai penganut agama Islam ini mengaku hanya dilepaskan begitu saja oleh pihak kepolisian dari Polres Langsa. “Dilepas begitu aja,” kata perempuan ini.

Warga sempat merasa emosi dan mengancam akan membakar perempuan tersebut hidup-hidup, namun dicegah warga lainnya. “Bakar, ambil minyak kita bakar,” ancam salah seorang pria yang diduga juga warga desa setempat.

Perempuan ini pun sempat terlihat hampir berlinang air matanya saat mendengarkan kata-kata bakar dari pria tersebut. Namun dia kembali tenang karena merasa ada warga lainnya yang mencegah upaya anarkis warga itu.

Sebelumnya dia mengaku telah pernah menculik seorang anak, sedangkan aksi yang dilakukannya pada saat ditangkap warga merupakan aksi yang kedua, namun aksi bejat dan tidak berperikemanusiaan itu berhasil digagalkan warga. Tidak hanya itu, perempuan yang mengaku Islam gadungan ini juga mengaku punya tiga orang teman lainnya yang juga perempuan yang bekerja sebagai penculik anak.

Video yang diunggah ke berbagai akun media sosial itu menjadi viral dan mengundang amarah warga. Masyarakat Aceh pun mengancam akan membakar hidup-hidup bagi siapapun yang kedapatan melakukan upaya percobaan aksi jahannam itu. “Kalau kedapatan di tempat kami, akan kami bakar hidup-hidup, tidak ada ampun,” kata salah seorang warga Aceh Besar bernama Reza saat dihubungi Atjehdaily.com sesat sebelum berita ini dilansir. (Redaksi)
sumber:https://atjehdaily.com/heboh-pengakuan-pelaku-penculikan-anak-di-aceh-utara-sangat-mengejutkan/
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger