Kenapa Justru Malaysia Yang Lebih Respect Atas Ancaman Biksu Bengis Ketimbang Jokowi dan Para Mentrinya?

loading...
loading...
Pasca tempo melakukan framing berita yang menyudutkan umat islam atas pelaksanaan hukuman cambuk warga aceh yang ketahuan melakukan judi, dimanya yang bersangkutan memang dikabarkan non-muslim. Ternyata tempo menggunakan framing berita ini mendongkrak reader  dengan melakukan framing, namun setelah mendapat kritik judul beritanya langsung diganti.
Kenapa Justru Malaysia Yang Lebih Respect Atas Ancaman Biksu Bengis Ketimbang Jokowi
Nampkanya apa yang dilakukan wiratu yang langsung bereaksi atas pelaksanaan hukuman tersebut disebut sebut pengaruh dari pemberitaan tempo, pasalnya hanya tempo yang memberitakan dengan bahasa yang profokasi.

Akan tetapi ancaman biksu buddha tersebut, ditanggapi serius oleh perdana mentri malaysia, yang langsung bereaksi balik atas upaya wiratu yang mengancam akan menyerbu umat islam aceh.

Wiratu memang terkenal bengisnya membantai umat islam rohingya dengan membabi buta, mengusir umat islam dari rumah mereka dan melakukan pembantaian atau genoside.

Hal yang amat disayangkan, kenapa justru malaysia yang cepat dan respect terhadap umat islam aceh, dimana para penguasa negri ini. Kenapa kehadirannya tidak dirasakan oleh umat islam dinegri ini, saat kondisinya diancam oleh sekelompok buddha.

Banyak netizen menyayangkan sikap pemerintah yang abai terhadap ancaman biksu buddha tersebut, setidaknya memberikan pernyataan balik kan bisa, tapi hal itu tidak dilakukan.

Netizen mengungkapkan kekecewaannya terhadap abainya pemerintah, nampaknya pemerintah sibuk bela kepentingan ahok dan aseng, serta sibuk berupaya menutupi boroknya sendiri yang kalo tidak ditutupi dengan rapat akan ketahuan. Mulai dari skandal ahok, korupsi besar-besaran papa minta KTP. Membela mati-matian mereka para pelaku korupsi agar tidak terbongkar, karna mereka punya jasa besar terhedap rezim penguasa sekarang.

Sebagai contoh novanto, ia yang harusnya dijebloskan kepenjara atas kasus papa minta saham, tapi dia siap pasang badan namanya hancur dalam skandal tersebut demi bela jokowi. Tentu hal ini merupakan jasa besar bagi jokowi untuk membalas jasanya.

Ironi penguasa negri ini, mereka tidak memiliki rasa cinta terhadap islam dan umatnya, mereka sibuk mengurusi kepentingan dan kroni-kroninya demi membela sang majikan tercinta, sementara urusan rakyat dan umatnya dia abaikan begitu saja seolah tak terjadi apa-apa.

Disinilah letak bobroknya penguasa negri ini, sistem yang bobrok sungguh sangat memberikan keuntungan untuk mereka mengumpulkan pundi-pundi pribadi dan menjadi jongos asing dan aseng, naudzubillah.

Saatnya umat islam bersatu dibawah bendera tauhid dan dibawah kepemimpinan islam dan sistem yang berasal dari alqur'an dan sunah dengan dipimpin oleh pemimpin yang amanah yang mencintai rakyat dan dicintai rakyat.
sumber: www.kabarviral.id/2017/03/kenapa-justru-malaysia-yang-lebih.html#.WMsoMz-nJ7w.facebook
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger